<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Sepotong Pagi dan Peduli</title>
	<atom:link href="http://www.imponk.web.id/2007/10/31/sepotong-pagi-dan-peduli/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.imponk.web.id/2007/10/31/sepotong-pagi-dan-peduli/</link>
	<description>not the mission</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Nov 2009 00:22:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: aisyah</title>
		<link>http://www.imponk.web.id/2007/10/31/sepotong-pagi-dan-peduli/comment-page-1/#comment-15844</link>
		<dc:creator>aisyah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Nov 2007 12:22:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.imponk.web.id/2007/10/31/sepotong-pagi-dan-peduli/#comment-15844</guid>
		<description>sederhana</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sederhana</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nekhrophone</title>
		<link>http://www.imponk.web.id/2007/10/31/sepotong-pagi-dan-peduli/comment-page-1/#comment-15834</link>
		<dc:creator>nekhrophone</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Nov 2007 03:59:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.imponk.web.id/2007/10/31/sepotong-pagi-dan-peduli/#comment-15834</guid>
		<description>kejadian yang mungkin sudah di anggap sebagai rutinitas bagi sebagian orang tak jarang membuat mereka cuek dengan keadaan sekitar...

toh itu memang sudah seperti itu adanya, namun bagi sebagian orang itu menjadi bahan renungan, renungan tentang arti kehidupan, tentang keyakinan, tentang idealisme tentunya.

di kampung saya juga banyak seperti tiu mas, banyak tu nyak-nyak (sekumpulan nenek-nenek tangguh) yang menjajakan dagangannya pagi pagi buta, tak jarang mereka yang sudah renta itu harus main kucing-kucingan dengan petugas satpol.

tentang seorang pemuda yang di keroyok karena alasan berbeda syahadat juga punya kemiripan dengan kasus di dekat saya...

orang-orang yang berbeda keyakinan seolah menjadi second class, bahkan seperti kata mas tadi di &quot;pukul&quot;

salam kenal mas

dari saya 

tanah rencong</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kejadian yang mungkin sudah di anggap sebagai rutinitas bagi sebagian orang tak jarang membuat mereka cuek dengan keadaan sekitar&#8230;</p>
<p>toh itu memang sudah seperti itu adanya, namun bagi sebagian orang itu menjadi bahan renungan, renungan tentang arti kehidupan, tentang keyakinan, tentang idealisme tentunya.</p>
<p>di kampung saya juga banyak seperti tiu mas, banyak tu nyak-nyak (sekumpulan nenek-nenek tangguh) yang menjajakan dagangannya pagi pagi buta, tak jarang mereka yang sudah renta itu harus main kucing-kucingan dengan petugas satpol.</p>
<p>tentang seorang pemuda yang di keroyok karena alasan berbeda syahadat juga punya kemiripan dengan kasus di dekat saya&#8230;</p>
<p>orang-orang yang berbeda keyakinan seolah menjadi second class, bahkan seperti kata mas tadi di &#8220;pukul&#8221;</p>
<p>salam kenal mas</p>
<p>dari saya </p>
<p>tanah rencong</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Anang</title>
		<link>http://www.imponk.web.id/2007/10/31/sepotong-pagi-dan-peduli/comment-page-1/#comment-15781</link>
		<dc:creator>Anang</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Oct 2007 23:42:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.imponk.web.id/2007/10/31/sepotong-pagi-dan-peduli/#comment-15781</guid>
		<description>ilustrasi yg penuh makna</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ilustrasi yg penuh makna</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
