Skip to content

Setelah Kompas, kemudian Bisnis Indonesia

“Bukan salah cetak.” Begitulah bunyi iklan di Bisnis Indonesia halaman pertama Sabtu (3/1) kemarin. “Nantikan wajah baru kami mulai edisi 5 Jan 09.”

Bisnis Indonesia akan mengikuti Kompas –dan otomatis juga koran yang telah “kecil”– ?

Mungkin. Melihat dari iklan yang ditayangkan meninggi di sebelah kanan –sehingga menghabiskan satu kolom– besar kemungkinan Bisnis Indonesia akan memperkecil ukuran koran. Kalau benar, jumlah kolom yang semula delapan akan berubah menjadi tujuh. Sebuah langkah cepat, saya kira, setelah mengetahui perubahan Kompas.

Bisnis Indonesia, yang memiliki khas “tidak banyak tingkah” dalam perwajahan, mungkin akan banyak berbeda dari desain yang sebelumnya. Saya sendiri tidak begitu ngerti, apakah orang bisnis cendrung tidak suka visual yang bagus atau apa, koran yang mengusung slogan Referensi Bisnis Terpercaya ini cenderung suka simple: foto lepas kotak di sela-sela berita, garis, dan grafis tabel. Nah, apakah desain yang baru tetap mempertahankan konsep seperti ini? Kita lihat saja nanti.

Bisnis Indonesia memang bukanlah koran yang bagus dari segi visual, menurut saya. Dibanding dengan Koran Tempo dan Kompas, Bisnis Indonesia ternyata memiliki kedekatan pembaca yang khas dari pada desain visual: bisnis. Bagi kalangan pengusaha, berita ini merupakan unsur penting untuk memajukan bidang usaha. Lihat saja halaman Data Bursa, Keuangan & Berjangka, orang-orang seperti saya pasti tidak akan meliriknya. Selain tidak ada ilustrasi menarik, yang tersedia hanya deretan angka.

Apakah perwajahan yang simple khas-orang-bisnis itu akan berubah menjadi lebih “menghibur mata”?

Kita lihat saja nanti.

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *
*
*