Skip to content

Author Archives: Imponk

Anak yang Terlantar

Apakah blog bisa disebut “anak-anak yang dilahirkan” oleh penulisnya?
Kalau iya, alangkah malangnya saya sebagai orang tua, telah menelantarkan “anak” untuk sekian lama, tanpa memberinya bekal untuk kehidupannya sendiri. “Tulisan adalah anak-anak bagi penulisnya.” begitu konon dikatakan. “Anak itu akan berkembang ketika orang tua senantiasa merawatnya agar selalu tumbuh.”
Ah…

Pengetahuan Akan Partai

Tiga hari lalu, saya terpesona oleh lautan manusia ketika akan berangkat ke kantor. Rupanya, gedung di pinggir tempat kos saya sedang mengadakan acara partai. Ratusan orang –yang rata-rata berbusana muslim– memadati parkir Jatim Expo, Surabaya. Puluhan bus berjajar, mengingatkan saya pada saat mudik bareng menjelang Lebaran. “Betapa meriahnya,” kagum saya melihat kibaran bendera partai di [...]

Setelah Kompas, kemudian Bisnis Indonesia

“Bukan salah cetak.” Begitulah bunyi iklan di Bisnis Indonesia halaman pertama Sabtu (3/1) kemarin. “Nantikan wajah baru kami mulai edisi 5 Jan 09.”
Bisnis Indonesia akan mengikuti Kompas –dan otomatis juga koran yang telah “kecil”– ?
Mungkin. Melihat dari iklan yang ditayangkan meninggi di sebelah kanan –sehingga menghabiskan satu kolom– besar kemungkinan Bisnis Indonesia akan memperkecil ukuran [...]

2009, Kompas Mengecil

2009 mungkin merupakan babak baru perwajahan Kompas, koran nasional yang begitu berpengaruh. Yakni mengalami pengecilan ukuran yang semula besar –karena ada yang kecil, sebagai pembanding– menjadi lebih “handy”. Bagi yang belum membaca pemberitahuan (apakah memang ada pemberitahuan sebelumnya?) pasti agak sedikit kaget dengan perubahan ukuran itu. Saya yang mencoba memegang koran tanggal 2/1 kemarin, merasakan [...]