Thursday, September 11, 2008
Ia hanyalah pengemis di taman ini. Sepatunya bolong. Pakaiannya compang-camping. Baunya? Mungkin juga menyengat –terus terang, saya tidak tahu. Dengan bekas kaleng susu yang digeletakkan begitu saja di sampingnya, dia berklesotan di pinggir jalan sambil meraih iba para pejalan kaki.
“Kasihanilah, saya buta.” Papan karton dengan coretan spidol sederhana, dia seakan memberi tahu orang lain yang [...]
“Ada yang aneh,” kata teman saya. “Mengapa Tuhan menciptakan manusia, tidak sama seperti binatang?” –sebuah pertanyaan klise sebenarnya, tetapi dia kemudian melanjutkan– “Dalam dunia binatang, yang jantan dibuat Tuhan sangat indah, sedangkan manusia sebaliknya: wanita dibuat dengan begitu indah.”
Dia kemudian mencontohkan beberapa binatang yang memiliki keindahan seperti burung merak. Menurutnya, merak yang indah adalah merak [...]
Kalau tidak ada aral melintang, hari ini di tempat kelahiran saya akan terjadi peristiwa bersejarah bagi kemajuan desa. Banyak yang bilang pesta demokrasi. Tepatnya pemilihan kepala desa.
Entah mengapa setiap pemilihan kepala desa selalu disebut dengan pesta demokrasi? Saya tidak tahu persis. Mungkin sebagian orang kecil yang mencoblos bisa merayakan pesta di tempat para calon kades. [...]
Setiap orang pasti mempunyai masa lalu. Seperti saya, saya mempunyai masa kanak-kanak yang tidak lebih menyenangkan dari orang lain. Tentu saja juga tidak lebih menyedihkan dari orang lain. Maksud saya, saya mempunyai masa lalu yang bermacam-macam rasa. Masa lalu tidak bisa hanya dikatergorikan dalam bentuk senang, sedih, bahagia, dlsb. Kadang perlu disikapi dengan sikap lucu. [...]